• Mudah Technology
Monday, January 12, 2026
  • Login
otokreasi
  • Garasi
  • Cerita Berita
  • Generative AI
  • Fitur AI
  • Telekomunikasi
  • Algoritma
  • Iklan
No Result
View All Result
  • Garasi
  • Cerita Berita
  • Generative AI
  • Fitur AI
  • Telekomunikasi
  • Algoritma
  • Iklan
No Result
View All Result
otokreasi
No Result
View All Result
ADAS mobil modern memakai AI yang tidak belajar sendiri karena sudah ditraining vendor ADAS 2025.

Model AI ADAS sudah dilatih vendor dan tidak melakukan self-learning di mobil.

ADAS Mobil Modern Tidak Belajar Sendiri: Ini Fakta yang Banyak Orang Belum Tahu!

admin by admin
November 24, 2025
in Fitur AI
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Banyak pengguna mobil modern mengira fitur ADAS itu seperti “robot cerdas” yang makin lama makin pintar karena terus belajar dari kebiasaan pengemudinya. Di OtoKreasi, kita sering dengar komentar seperti, “Nanti mobil gue makin pinter sendiri ya kalau sering dipakai ACC?”
Padahal… pemahamannya beda jauh dari kenyataan.

Mari kita jelaskan dengan bahasa santai—seperti ngobrol di garasi—tentang kenapa ADAS TIDAK melakukan learning sendiri, dan bagaimana sebenarnya AI dibaliknya bekerja.

ADAS Itu Apa dan Mengapa Tidak Bisa Belajar Sendiri?

ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) adalah sistem bantuan mengemudi berbasis kamera, radar, dan AI vision yang sudah dilatih khusus oleh vendor ADAS (Mobileye, Qualcomm, NVIDIA, Bosch, Continental, dll) jauh sebelum mobil masuk ke tangan konsumen.

Penting dipahami:

✔ Semua model AI ADAS sudah di-training di data center

Vendor ADAS mengumpulkan:

  • jutaan gambar jalan
  • video berbagai negara
  • kondisi malam, hujan, kabut
  • ribuan skenario kecelakaan

Model AI dilatih secara masif di server HPC (GPU A100/H100).
Setelah selesai → model dibekukan (frozen weights).

✔ Mobil hanya menjalankan “inference”

Bukan training.
Bukan pembelajaran ulang.
Bukan reinforcement learning.

Mobil seperti Honda HR-V, Toyota Yaris Cross, BYD Dolphin, Wuling Cloud, Hyundai Creta hanya menjalankan model yang sudah matang, bukan membuat model baru.

Mobil = produk jadi, bukan AI lab.

Mengapa ADAS Tidak Diizinkan Belajar Sendiri?

Ada dua alasan besar:

1. Regulasi keselamatan global MELARANG self-learning

Standar otomotif:

  • ISO 26262
  • ASIL (Automotive Safety Integrity Level)
  • UNECE

Semua menegaskan bahwa sistem keselamatan TIDAK boleh berubah perilakunya secara dinamis.

Kalau AI belajar sendiri:

  • hasil tidak konsisten
  • keputusan bisa berubah
  • sulit disertifikasi
  • bisa menimbulkan kecelakaan

Safety tidak boleh “eksperimen”.

2. Perangkat keras mobil sangat terbatas untuk training

Training AI butuh:

  • ratusan GB RAM
  • GPU besar
  • dataset jutaan contoh
  • waktu berjam-jam/berhari

Sedangkan chip ADAS:

  • RAM kecil
  • tidak ada GPU training
  • hanya cukup untuk inference
  • real-time processing saja

Mobil tidak dirancang untuk training AI—itu pekerjaan data center, bukan ECU.

Manfaat Sistem ‘Non-Learning’ untuk ADAS + Contoh di Mobil Indonesia

Dengan AI yang sudah dibekukan (forged model), mobil menjadi:

✔ Konsisten

Honda Sensing pada HR-V akan bersifat sama di semua unit HR-V, tidak berubah-ubah.

✔ Prediktabel

Toyota Safety Sense akan memberi respons yang sama pada semua Yaris Cross.

✔ Stabil

BYD DiPilot atau SmartSense Hyundai tidak bakal “punya kepribadian”.

✔ Mudah disertifikasi

Pabrikan bisa memastikan semua unit tetap memenuhi regulasi.

✔ Aman

Tidak ada risiko AI “belajar hal salah” dari lingkungan yang kacau.

Contoh nyata:

  • ACC tidak semakin agresif meski sering dipakai
  • Lane Keeping tidak mengubah sensitivitas sendiri
  • AEB tetap punya ambang batas yang sama
  • DMS tidak “menghafal” wajah pengguna

“Justru karena ADAS tidak belajar sendiri, kita bisa mempercayai responsnya. Konsistensi adalah fondasi keselamatan.”

Masa Depan: Dari Garasi ke Algoritma

Ke depannya, memang ada riset self-learning untuk mobil otonom. Tapi untuk ADAS di mobil harian (L1–L2+), self-learning masih dilarang dan tidak dibutuhkan.

Yang berkembang bukan learning di mobil, tapi:

  • OTA update model oleh vendor
  • peningkatan kamera dan radar
  • integrasi UX lebih baik
  • AI perception lebih akurat
  • prediksi trajectory semakin manusiawi

Kalau ingin paham bagaimana AI bekerja tanpa harus “belajar ulang”, kamu bisa cek contoh algoritma sehari-hari di artikel ini:
➡️ Internal link: Algoritma Pathfinding: Cara AI Cari Jalan Pintas di Google Maps

Kesimpulan

ADAS tidak belajar sendiri—AI-nya sudah dilatih oleh vendor ADAS dan tinggal dijalankan di mobil.

CTA wajib:

  • Share pendapat kamu di komentar!
  • Ikuti OtoKreasi untuk update ADAS setiap hari.
Tags: adas indonesiaadas tidak belajar sendiriai otomotifmobileye indonesiaqualcomm ridesafety driving indonesia
SummarizeShare234
admin

admin

Related Stories

Cara Kerja Lampu Mobil Utama Otomatis Nyala Ketika Gelap!

by admin
December 16, 2025
0

Pernah nggak, kamu punya pengalaman lampu utama mobil nyala terus padahal kondisi sekitar terang benderang? Buat kamu pemilik BYD Atto 1, ini bukan hal yang asing lagi. Di...

Apakah ADAS Bisa Error? Kenali Penyebab dan Cara Merawatnya!

by admin
December 16, 2025
0

Pernah dengar cerita mobil tiba-tiba rem mendadak tanpa sebab jelas? Nah, itu sering menimbulkan pertanyaan, “Apakah teknologi ADAS bisa error?” Di OtoKreasi, kita ngobrol santai soal teknologi ini...

Voice command mobil Wuling WIND dengan AI Bahasa Indonesia untuk perintah berkendara

Voice Command Mobil: Cara Kerja WIND Wuling yang Bikin Banyak Pengguna Ragu (Tapi Sebenarnya Simpel!)

by admin
November 25, 2025
0

Banyak pemilik mobil, terutama pengguna Wuling, sering ragu untuk menggunakan fitur voice command. Ada yang takut suaranya nggak dikenali, ada pula yang khawatir sistemnya terlalu “pintar” sampai bisa...

Supplier ADAS global seperti Mobileye dan Qualcomm sebagai pembuat teknologi keselamatan mobil modern 2025.

Supplier ADAS: Siapa Sebenarnya Pembuat Teknologi Keselamatan Mobil Modern?

by admin
November 24, 2025
0

Kalau lihat brosur mobil modern, fiturnya selalu keren: Honda Sensing, Toyota Safety Sense, SmartSense, DiPilot, Pilot Assist… semua terdengar seolah-olah pabrikan mobil-lah yang menciptakan teknologi ADAS (Advanced Driver...

Next Post
Voice command mobil Wuling WIND dengan AI Bahasa Indonesia untuk perintah berkendara

Voice Command Mobil: Cara Kerja WIND Wuling yang Bikin Banyak Pengguna Ragu (Tapi Sebenarnya Simpel!)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

otokreasi

Otokreasi.com adalah media inovasi dan mobilitas cerdas asal Indonesia yang menjembatani dunia kreativitas otomotif dengan kecerdasan teknologi modern. Berawal dari akar budaya modifikasi dan gaya hidup otomotif, Otokreasi kini mengeksplorasi bagaimana AI, IoT, dan transformasi digital membentuk masa depan mobilitas, desain, dan budaya.

Recent Posts

  • Berbagi Pengalaman Menginap Kota Baru Parahyangan Sekaligus Tempat Transit Sebelum Pulang ke Jakarta
  • Kereta Panoramic ke Bandung: Perjalanan yang Jadi Bagian dari Liburan
  • 36 Menit Padalarang–Halim: Kereta Cepat dan Perasaan Jarak yang Berubah

Categories

  • AI
  • Algoritma
  • Cerita Berita
  • Fitur AI
  • Garasi
  • Generative AI
  • Iklan
  • LLM
  • Telekomunikasi
  • Cerita Berita
  • Garasi
  • Algoritma
  • Contact Us

© 2025 otokreasi - Indonesia’s smart mobility and innovation media by Mudah Tech Team.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Powered by
...
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • Garasi
  • Cerita Berita
  • Generative AI
  • Fitur AI
  • Telekomunikasi
  • Algoritma

© 2025 otokreasi - Indonesia’s smart mobility and innovation media by Mudah Tech Team.