Ketika kita ngobrolin soal modifikasi mobil, salah satu cara supaya kerjaan lebih efektif adalah melakukan “perulangan” dalam prosesnya. Misalnya, mengganti oli yang sama di beberapa mobil, kamu nggak perlu ulang dari awal step by step untuk tiap mobil, kan? Nah, dalam dunia pemrograman Python, konsep “perulangan” juga penting banget buat mengulang suatu blok kode. Dalam artikel ini, kita belajar dua jenis perulangan utama di Python: **for** dan **while**. Yuk, kita bahas step by step dengan gaya yang santai tapi teknis!
Apa Itu Perulangan di Python?
Perulangan adalah cara agar program menjalankan satu blok kode berulang-ulang sampai kondisi tertentu terpenuhi. Analoginya, seperti kamu mengencangkan baut roda satu per satu sampai semua roda terpasang sempurna. Ada dua jenis loop di Python:
– **For loop**: Biasanya dipakai kalau kita tahu berapa kali harus mengulangi (misalnya mengencangkan baut 5 kali).
– **While loop**: Dipakai ketika kita ingin mengulang selama kondisi tertentu masih benar (misalnya, mengukur tekanan ban sampai tekanan ideal).
Kalau salah pilih perulangan, bisa jadi program kita malah ngulang terus nggak berhenti atau malah nggak sesuai kebutuhan. Makanya kita harus pahami dulu konsep dasarnya.
Dasar For Loop: Mengulang dengan Hitungan yang Jelas
Loop **for** di Python digunakan untuk mengulang sesuatu sebanyak elemen dalam sebuah koleksi atau sebanyak angka yang kita tentukan.
Misalnya, kita mau cetak angka dari 1 sampai 5, sama seperti kamu ngecek kondisi rem di 5 mobil berbeda:
for(let i = 1; i <= 5; i++) {
console.log("Cek rem mobil ke-", i);
}
Penjelasan singkatnya:
– `i` itu variabel yang kita gunakan sebagai penghitung.
– `i = 1` artinya mulai dari angka 1.
– `i <= 5` berarti loop berhenti setelah i mencapai 5.
– `i++` artinya angka bertambah 1 setiap kali loop berjalan.
Gampang banget, kan? Kalau kamu sudah punya daftar part yang mau dicek, for loop ini cocok buat menscan satu-satu secara otomatis.
While Loop: Ulangi Selama Syarat Masih Memenuhi
Berbeda dengan for loop, **while** loop bakal terus jalan selama kondisi yang kamu tulis masih benar.
Bayangin kamu ngecek tekanan udara ban sampai tekanan mencapai 32 psi, kamu nggak tahu pasti berapa kali harus ngepompa, tapi terus dicek sampai angka itu pas.
Contoh sederhananya pakai while loop di JavaScript:
let tekananBan = 28; // tekanan ban awal
while (tekananBan < 32) {
console.log(`Tekanan saat ini: ${tekananBan} psi, pompa lagi!`);
tekananBan += 1; // tambah tekanan tiap iterasi
}
console.log("Tekanan ban sudah ideal!");
Di sini, loop bakal terus jalan selama `tekananBan` masih kurang dari 32. Kalau sudah 32 atau lebih, loop berhenti.
For Loop dengan List: Mengolah Data Sederhana
For loop juga sering dipakai buat iterasi daftar data, misalnya daftar merek motor yang mau kamu modif.
Contohnya seperti ini:
const merekMotor = ["Honda", "Yamaha", "Kawasaki"];
for (let i = 0; i < merekMotor.length; i++) {
console.log("Modifikasi motor merek: " + merekMotor[i]);
}
Pada kode ini, kita mengulang sebanyak panjang array `merekMotor`. Cara ini cocok kalau kamu punya list sparepart, daftar pelanggan, atau komponen yang ingin dimonitor.
Pencegahan Infinite Loop saat Menggunakan While
Salah satu jebakan dalam menggunakan while loop adalah **infinite loop**, yaitu loop yang tidak pernah berhenti karena kondisi tidak pernah jadi salah.
Misalnya:
let x = 0;
while (x < 5) {
console.log("Nilai x: ", x);
// lupa menambahkan x++, jadi loop tidak akan berhenti
}
Kalau kamu jalankan kode di atas, program bakal stuck karena `x` tidak pernah bertambah.
Maka, selalu pastikan di dalam while loop ada sesuatu yang mengubah kondisi supaya loop bisa selesai. Contohnya:
let x = 0;
while (x < 5) {
console.log("Nilai x: ", x);
x++; // memastikan loop memiliki kondisi berhenti
}
Masa Depan: Dari Garasi ke Algoritma
Memahami perulangan di Python lewat for dan while itu ibarat kamu menemukan cara paling efisien untuk mengerjakan berbagai tugas di garasi, dari yang rutin sampai yang butuh improvisasi. Dengan logika iterasi ini, kamu bisa scaling pekerjaan coding baik yang sederhana sampai kompleks, sambil tetap santai seperti lagi ngobrol di bengkel. Perlahan-lahan, kamu bakal makin lihai menggabungkan logika dasar ini dengan teknologi otomotif masa depan, dari sensor motor hingga kecerdasan mesin.
Mulai dari contoh dasar sampai pencegah infinite loop di atas, terus eksplor dan praktekin—karena algoritma itu bukan cuma soal angka, tapi cara kita berpikir supaya lebih efektif dan efisien!
Kalau kamu mulai bisa pakai loop buat bikin skrip pengingat servis motor, nge-list barang modif, atau sensor data kendaraan, pasti makin seru kan?
Selamat ngulik, dan jangan lupa simak seri Python Algorithm lainnya dari Otokreasi.com!





