• Mudah Technology
Monday, January 12, 2026
  • Login
otokreasi
  • Garasi
  • Cerita Berita
  • Generative AI
  • Fitur AI
  • Telekomunikasi
  • Algoritma
  • Iklan
No Result
View All Result
  • Garasi
  • Cerita Berita
  • Generative AI
  • Fitur AI
  • Telekomunikasi
  • Algoritma
  • Iklan
No Result
View All Result
otokreasi
No Result
View All Result

Callback Function: Dasar Sistem Event-Driven di Dunia Otomotif

admin by admin
December 20, 2025
in Algoritma
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Dalam dunia otomotif, terutama kendaraan modern, banyak sekali sistem yang bekerja secara otomatis berdasarkan aksi atau kondisi tertentu. Misalnya, tombol start engine yang digunakan untuk menghidupkan mobil atau sensor parkir yang memberi tahu kalau ada halangan di belakang mobil. Sistem-sistem inilah yang disebut event-driven, di mana suatu aksi dimulai sebagai respon terhadap event tertentu.

Automotive Introduction – Tombol & Sensor

Bayangkan saat kamu menginjak pedal rem, lampu rem langsung menyala. Atau saat menekan tombol start, mesin mobil otomatis hidup. Itu contoh sederhana dari event-driven system yang nyaris selalu menggunakan callback function—fungsi yang dipanggil saat event terjadi.

Di kendaraan, event bisa berasal dari tombol (fisik atau virtual), sensor (seperti sensor suhu, jarak, tekanan ban), atau bahkan data dari ECU (Electronic Control Unit). Ketika event ini terjadi, callback function bertugas menjalankan aksi spesifik, misalnya mematikan AC otomatis saat mesin mati untuk menghemat baterai.

Agar lebih paham, kita bawa konsep ini ke JavaScript: tombol dan sensor diibaratkan sebagai pemicu event, sedangkan callback function adalah logika yang merespon event tersebut.

Terminology Explanation – Callback

Apa sih callback function itu? Dalam istilah pemrograman, callback adalah sebuah fungsi yang *dilempar* sebagai argumen ke fungsi lain, lalu dieksekusi ketika event tertentu terjadi atau setelah fungsi utama selesai menjalankan tugasnya.

Kalau di dunia otomotif, callback seperti mekanik yang siap turun tangan ketika tombol ditekan atau sensor membaca kondisi tertentu. Callback memastikan aksi berjalan tepat sesuai keadaan tanpa harus memblokir atau menunggu proses lain selesai dulu.

Callback jadi fondasi utama dari sistem event-driven, yang membuat aplikasi (atau kendaraan modern) bisa responsif dan efisien.

Runnable JavaScript Code Snippet – Callback Example

1. Contoh Callback Sederhana: Tombol Start Engine

function tekanTombolStart(callback) {
  console.log('Tombol start ditekan...');
  // Simulasikan delay sebelum mesin hidup
  setTimeout(() => {
    callback('Mesin hidup, siap jalan!');
  }, 1000);
}

function nyalakanMesin(message) {
  console.log(message);
}

tekanTombolStart(nyalakanMesin);

Penjelasan: `tekanTombolStart` mengambil callback `nyalakanMesin` dan memanggilnya setelah delay simulasi penghidupan mesin.

2. Contoh Event Sensor Parkir dengan Callback

function sensorParkir(jarak, callback) {
  if (jarak < 20) {
    callback('Peringatan: Ada halangan di belakang!');
  } else {
    callback('Area belakang aman.');
  }
}

sensorParkir(15, (pesan) => {
  console.log(pesan);
});

Di sini, callback langsung ditulis sebagai fungsi anonim (arrow function) yang mencetak pesan sesuai jarak sensor.

3. Callback untuk Memutar Musik Otomatis Setelah Mesin Hidup

function mulaiMesin(cbSetelahMesinHidup) {
  console.log('Menghidupkan mesin...');
  setTimeout(() => {
    console.log('Mesin sudah hidup.');
    cbSetelahMesinHidup();
  }, 1500);
}

function putarMusik() {
  console.log('Memutar musik favorit...');
}

mulaiMesin(putarMusik);

Konsep: setelah mesin hidup (delay 1,5 detik), callback `putarMusik` otomatis dijalankan — mirip sistem entertainment mobil otomatis aktif saat starter.

Masa Depan: Dari Garasi ke Algoritma – Event-Driven Car

Sistem event-driven terus berkembang di dunia otomotif Indonesia 2025, dari tombol manual ke sensor pintar yang terkoneksi lewat IoT. Bayangkan mobilmu bukan cuma mendeteksi kondisi sekitar tapi juga belajar dari preferensi pengemudi dan lingkungan; semua itu bergantung pada callback, event handling, dan algoritma kompleks seperti asynchronous programming.

Di garasi otomotif kamu, memahami callback function sama artinya dengan menguasai dasar komunikasi mesin yang “ngomong” saat event terjadi. Ini kunci modifikasi pintar dan pengembangan kendaraan masa depan—dari tombol start sederhana sampai self-driving car.

Jadi, yuk mulai pahami callback dalam JavaScript agar bisa inovasi di dunia otomotif digital!

SummarizeShare234
admin

admin

Related Stories

Alt text SEO-friendly

Memahami Scope dan Umur Variabel di Python: Panduan Lengkap untuk Pemula dan Intermediate

by admin
December 27, 2025
0

Kalau kamu sering utak-atik kode Python, pasti pernah dengar istilah *scope* dan *umur variabel*. Dua konsep ini kayak aki dan mesin di mobil, keduanya saling bantu supaya program...

Alt text SEO-friendly

Menulis Fungsi Python dengan Cara yang Benar: Panduan Clean Code untuk Pemula

by admin
December 27, 2025
0

Di dunia otomotif, kita selalu ingin mesin bekerja mulus dan efisien, kan? Sama halnya dengan menulis fungsi di Python yang harus rapi dan mudah dipahami. Fungsi yang “bersih”...

Pola Looping Pythonic yang Wajib Dipahami untuk Algoritma Efisien

by admin
December 27, 2025
0

Kalau kamu sering kulik-kulik kode Python buat modifikasi script atau ngerjain algoritma otomotif, pasti gak asing sama yang namanya **looping**. Di dunia coding, khususnya Python, ada banyak cara...

List dalam Python: Struktur Data Paling Sering Digunakan untuk Pemula

by admin
December 27, 2025
0

Kalau kamu lagi ngulik Python, pasti nggak asing sama struktur data yang namanya **list**. Bayangin list itu kayak rak penyimpanan di garasi kamu — bisa ditempati aneka barang...

Next Post
Looping di JavaScript Cara Efektif Membaca Data Sensor Berulang-web

Looping di JavaScript: Cara Efektif Membaca Data Sensor Berulang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

otokreasi

Otokreasi.com adalah media inovasi dan mobilitas cerdas asal Indonesia yang menjembatani dunia kreativitas otomotif dengan kecerdasan teknologi modern. Berawal dari akar budaya modifikasi dan gaya hidup otomotif, Otokreasi kini mengeksplorasi bagaimana AI, IoT, dan transformasi digital membentuk masa depan mobilitas, desain, dan budaya.

Recent Posts

  • Berbagi Pengalaman Menginap Kota Baru Parahyangan Sekaligus Tempat Transit Sebelum Pulang ke Jakarta
  • Kereta Panoramic ke Bandung: Perjalanan yang Jadi Bagian dari Liburan
  • 36 Menit Padalarang–Halim: Kereta Cepat dan Perasaan Jarak yang Berubah

Categories

  • AI
  • Algoritma
  • Cerita Berita
  • Fitur AI
  • Garasi
  • Generative AI
  • Iklan
  • LLM
  • Telekomunikasi
  • Cerita Berita
  • Garasi
  • Algoritma
  • Contact Us

© 2025 otokreasi - Indonesia’s smart mobility and innovation media by Mudah Tech Team.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Powered by
...
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • Garasi
  • Cerita Berita
  • Generative AI
  • Fitur AI
  • Telekomunikasi
  • Algoritma

© 2025 otokreasi - Indonesia’s smart mobility and innovation media by Mudah Tech Team.