• Mudah Technology
Monday, January 12, 2026
  • Login
otokreasi
  • Garasi
  • Cerita Berita
  • Generative AI
  • Fitur AI
  • Telekomunikasi
  • Algoritma
  • Iklan
No Result
View All Result
  • Garasi
  • Cerita Berita
  • Generative AI
  • Fitur AI
  • Telekomunikasi
  • Algoritma
  • Iklan
No Result
View All Result
otokreasi
No Result
View All Result

Conditional Logic di JavaScript: if, else, switch untuk Mode Berkendara Mobil

admin by admin
December 20, 2025
in Algoritma
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Waktu baca: 3 menit
Kategori: Algoritma
Kode Seri: JS-09

Mode Berkendara: Mengatur Cara Mobil Melaju

Kalau kita bahas soal mode berkendara di mobil, pasti sudah nggak asing dengan opsi seperti Eco, Sport, Comfort, atau Normal, kan? Mode-mode ini mengatur bagaimana mesin dan sistem elektronik mobil merespons input dari gas, rem, dan lainnya. Misalnya, mode Sport buat yang suka sensasi pedal gas lebih ‘gila’, sementara mode Eco buat yang pengen hemat bensin.

Di dunia pemrograman JavaScript, pengambilan keputusan seperti memilih mode berkendara ini juga butuh logika. Nah, di sinilah fungsi conditional logic seperti `if`, `else`, dan `switch` bekerja, ibarat kontrol mode di mobil yang menentukan respon terhadap situasi tertentu.

Mengenal Terminologi: if, else, dan switch dalam Logika Kondisional

`if` dan `else` gampangnya ibarat tombol-switch kecil, dia bakal memeriksa suatu kondisi – kalau kondisi itu benar, maka jalankan perintah A, kalau salah, jalankan perintah B.

Contoh sederhananya:
“Mau pilih mode berkendara mana?”

– Jika pilih “Sport”, tampilkan pesan “Mode Sport aktif.”
– Kalau tidak, tampilkan “Mode lain aktif.”

Sementara itu, `switch` cocok ketika kamu punya banyak opsi, layaknya memilih di antara banyak mode berkendara.

Begini gambaran ringkasnya:

– `if` mengecek satu atau beberapa kondisi secara berurutan.
– `else` menangani kasus ketika kondisi `if` tidak terpenuhi.
– `switch` cocok untuk membandingkan satu variabel dengan banyak kemungkinan nilai.

Branching Logic dengan JavaScript: Contoh Kode yang Mudah Dijalankan

Analoginya, kita buat program kecil yang nyari tahu mode berkendara berdasarkan pilihan pengguna. Yuk kita buat snippet pertama yang sederhana pakai `if…else`:

// Prompt untuk input pilihan mode berkendara
const mode = prompt("Pilih mode berkendara: Eco, Sport, Comfort");

// Simple conditional logic dengan if-else
if (mode === "Sport") {
  console.log("Mode Sport aktif: respons gas maksimal!");
} else if (mode === "Eco") {
  console.log("Mode Eco aktif: hemat bahan bakar.");
} else if (mode === "Comfort") {
  console.log("Mode Comfort aktif: perjalanan nyaman.");
} else {
  console.log("Mode tidak dikenali. Gunakan mode Default.");
}

Kalau kamu mau yang lebih rapi dan terstruktur, bisa gunakan `switch` seperti ini:

// Fungsi memilih mode dengan switch case
function pilihMode(mode) {
  switch (mode) {
    case "Sport":
      return "Mode Sport: performa tinggi, akselerasi cepat.";
    case "Eco":
      return "Mode Eco: optimalisasi pemakaian bahan bakar.";
    case "Comfort":
      return "Mode Comfort: pengendaraan nyaman dan halus.";
    default:
      return "Mode tidak tersedia, gunakan mode Normal.";
  }
}

const pilihanUser = "Eco";
console.log(pilihMode(pilihanUser));

Selanjutnya contoh yang agak kompleks pakai penggabungan kondisi `if` di dalam `switch`. Misalnya, sebelum memutuskan mode, kita cek juga apakah kondisi cuaca cocok untuk mode tersebut:

function modeBerkendara(mode, cuaca) {
  switch (mode) {
    case "Sport":
      if (cuaca === "hujan") {
        return "Waspada! Jangan pakai mode Sport saat hujan.";
      }
      return "Sport aktif: performa optimal.";
    case "Eco":
      return "Eco aktif: irit bahan bakar.";
    case "Comfort":
      return "Comfort aktif: perjalanan santai.";
    default:
      return "Mode tidak dikenal.";
  }
}

console.log(modeBerkendara("Sport", "cerah"));  // Sport aktif: performa optimal.
console.log(modeBerkendara("Sport", "hujan"));  // Waspada! Jangan pakai mode Sport saat hujan.
console.log(modeBerkendara("Eco", "hujan"));    // Eco aktif: irit bahan bakar.

Kode di atas sudah merepresentasikan bagaimana logika bercabang bisa bekerja layaknya sistem yang memutuskan mode berkendara sesuai input variabel dan kondisi lain.

Masa Depan: Dari Garasi ke Algoritma – Sistem Adaptif

Kalau kita bayangkan masa depan mobil listrik dan otonom 2025-an di Indonesia, mesin gak cuma memilih mode berkendara manual, tapi juga adaptif sesuai kondisi jalan, cuaca, atau preferensi pengemudi.

Algoritma conditional logic akan terus jadi pondasi untuk sistem yang lebih pintar ini. Bayangkan, kondisi jalan licin otomatis mengubah mode berkendara ke “Safety”, atau kebiasaan mengemudi dimonitor untuk menyesuaikan setting mesin—semua dikendalikan lewat `if`, `else`, dan `switch` yang bersarang dan kompleks di balik layar.

Jadi, dari garasi sampai ke algoritma, conditional logic jadi jembatan penting buat menjadikan mobil kita lebih cerdas, responsif, dan efisien.

—

Mau coba bikin program mode berkendara kamu sendiri? Yuk, langsung praktik sambil utak-atik kode JavaScript di atas, dan rasakan sensasi jadi mechanic sekaligus programmer sekaligus!

SummarizeShare234
admin

admin

Related Stories

Alt text SEO-friendly

Memahami Scope dan Umur Variabel di Python: Panduan Lengkap untuk Pemula dan Intermediate

by admin
December 27, 2025
0

Kalau kamu sering utak-atik kode Python, pasti pernah dengar istilah *scope* dan *umur variabel*. Dua konsep ini kayak aki dan mesin di mobil, keduanya saling bantu supaya program...

Alt text SEO-friendly

Menulis Fungsi Python dengan Cara yang Benar: Panduan Clean Code untuk Pemula

by admin
December 27, 2025
0

Di dunia otomotif, kita selalu ingin mesin bekerja mulus dan efisien, kan? Sama halnya dengan menulis fungsi di Python yang harus rapi dan mudah dipahami. Fungsi yang “bersih”...

Pola Looping Pythonic yang Wajib Dipahami untuk Algoritma Efisien

by admin
December 27, 2025
0

Kalau kamu sering kulik-kulik kode Python buat modifikasi script atau ngerjain algoritma otomotif, pasti gak asing sama yang namanya **looping**. Di dunia coding, khususnya Python, ada banyak cara...

List dalam Python: Struktur Data Paling Sering Digunakan untuk Pemula

by admin
December 27, 2025
0

Kalau kamu lagi ngulik Python, pasti nggak asing sama struktur data yang namanya **list**. Bayangin list itu kayak rak penyimpanan di garasi kamu — bisa ditempati aneka barang...

Next Post
Looping di JavaScript Cara Efektif Membaca Data Sensor Berulang-web

Looping di JavaScript: Cara Efektif Membaca Data Sensor Berulang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

otokreasi

Otokreasi.com adalah media inovasi dan mobilitas cerdas asal Indonesia yang menjembatani dunia kreativitas otomotif dengan kecerdasan teknologi modern. Berawal dari akar budaya modifikasi dan gaya hidup otomotif, Otokreasi kini mengeksplorasi bagaimana AI, IoT, dan transformasi digital membentuk masa depan mobilitas, desain, dan budaya.

Recent Posts

  • Berbagi Pengalaman Menginap Kota Baru Parahyangan Sekaligus Tempat Transit Sebelum Pulang ke Jakarta
  • Kereta Panoramic ke Bandung: Perjalanan yang Jadi Bagian dari Liburan
  • 36 Menit Padalarang–Halim: Kereta Cepat dan Perasaan Jarak yang Berubah

Categories

  • AI
  • Algoritma
  • Cerita Berita
  • Fitur AI
  • Garasi
  • Generative AI
  • Iklan
  • LLM
  • Telekomunikasi
  • Cerita Berita
  • Garasi
  • Algoritma
  • Contact Us

© 2025 otokreasi - Indonesia’s smart mobility and innovation media by Mudah Tech Team.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Powered by
...
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • Garasi
  • Cerita Berita
  • Generative AI
  • Fitur AI
  • Telekomunikasi
  • Algoritma

© 2025 otokreasi - Indonesia’s smart mobility and innovation media by Mudah Tech Team.