Mobil modern makin pintar, dan Mitsubishi pun nggak mau ketinggalan. Banyak fitur baru yang diam-diam sudah ditenagai AI untuk bantu kita berkendara lebih aman dan nyaman. Di OtoKreasi, kita suka banget membahas hal-hal beginian—karena teknologi yang tadinya kayak sci-fi, sekarang sudah nangkring di mobil harian.
Yuk kita bongkar bareng, santai tapi tetap informatif.
1. Apa Saja Fitur AI di Mobil Mitsubishi?
Walau Mitsubishi belum memasukkan full generative AI ke mobilnya di Indonesia, beberapa model 2024–2025 sudah pakai assistive AI yang bekerja di balik layar:
• Forward Collision Mitigation (FCM)
Pakai kamera + radar + algoritma vision AI untuk mengenali mobil atau pejalan kaki, lalu mengerem otomatis kalau bahaya.
• Lane Departure Warning (LDW)
AI membaca garis jalan dan memberi peringatan kalau mobil mulai keluar jalur tanpa sengaja.
• Blind Spot Warning (BSW) & Rear Cross Traffic Alert (RCTA)
Menggunakan prediksi pergerakan kendaraan lain di area buta.
• Active Yaw Control (AYC)
Algoritma memprediksi potensi selip dan menyesuaikan distribusi torsi secara otomatis.
• Outlander PHEV Learning System
Mempelajari pola berkendara untuk mengoptimalkan kapan motor listrik bekerja atau kapan mesin bensin aktif.
Semua fitur ini bukan sekadar sensor—AI bekerja mengolah data secara real-time untuk keputusan cepat dan akurat.
2. Manfaat Nyata + Contoh Mobil Mitsubishi di Indonesia
Mitsubishi fokus ke “AI yang terasa di dunia nyata”, terutama untuk keselamatan dan efisiensi:
⭐ Keuntungan untuk Pengendara
- Berkendara lebih aman tanpa ribet
- Mengurangi resiko tabrakan saat macet
- Mobil lebih stabil saat jalan licin
- Efisiensi energi lebih baik pada model hybrid
⭐ Contoh mobil Mitsubishi yang sudah pakai teknologi AI (2024–2025):
- Mitsubishi Xforce – paket ADAS lengkap
- Xpander Ultimate – FCM + LDW
- Pajero Sport Dakar – fitur keselamatan cerdas
- Outlander PHEV – AI learning untuk efisiensi tenaga
AI di Mitsubishi bukan buat gaya-gayaan—tapi buat bikin kita nyetir lebih pede.
“AI yang bagus itu nggak kelihatan, tapi kerjanya terasa. Mobil tetap simple, tapi diam-diam jauh lebih pintar.”
Masa Depan: Dari Garasi ke Algoritma
Ke depan, Mitsubishi kemungkinan akan memperluas teknologi AI ke arah:
- Voice assistant berbahasa Indonesia
- Prediksi servis dan pemantauan kesehatan baterai EV
- Pengoptimalan rute berbasis kondisi jalan
- Integrasi 5G untuk fitur connected car
Perkembangan ini akan nyambung banget dengan ekosistem mobil pintar di 2025 yang makin membutuhkan data, internet cepat, dan algoritma pintar. Buat kamu yang pengen lebih memahami kenapa mobil butuh AI dan konektivitas, cek juga artikel terkait:
➡️ Internal link: 5G di Mobil: AI Butuh Internet Supercepat, Ini Alasannya
Kesimpulan
AI Mitsubishi di Indonesia sudah hadir dalam bentuk fitur-fitur cerdas yang bikin berkendara makin aman dan efisien.
CTA wajib:
- Share pendapat kamu di komentar!
- Ikuti OtoKreasi untuk update fitur AI setiap hari.





