Pernahkah kamu membayangkan, seberapa besar “otak” di balik teknologi seperti ChatGPT atau Generative AI lainnya?
Jawabannya: sangat besar — bahkan sebesar kota kecil!
Untuk melatih model bahasa seperti GPT, dibutuhkan ratusan ribu prosesor khusus yang bekerja bersama di dalam pusat data (data center). Komputer-komputer ini bukan seperti laptop biasa, tapi mesin super cepat bernama GPU (Graphics Processing Unit) yang dibuat oleh perusahaan seperti NVIDIA.
Setiap kali kamu meminta ChatGPT menulis atau menjawab pertanyaan, sistem AI ini memproses jutaan kemungkinan jawaban di balik layar, semua berjalan di server yang menyala 24 jam non-stop.
Butuh daya listrik luar biasa besar — kabarnya satu pusat data AI bisa mengonsumsi listrik setara ribuan rumah!
Tak hanya itu, dibutuhkan juga pendingin raksasa agar semua komputer tidak panas.
Karena itu, banyak perusahaan seperti OpenAI, Google, dan Microsoft menempatkan server mereka di lokasi dengan pasokan energi besar dan cuaca sejuk, seperti Amerika Utara dan Eropa Utara.
Singkatnya:
Di balik percakapan ringanmu dengan ChatGPT, ada lautan komputer yang bekerja keras agar AI bisa “berpikir” seperti manusia.





