Kalau lihat brosur mobil modern, fiturnya selalu keren: Honda Sensing, Toyota Safety Sense, SmartSense, DiPilot, Pilot Assist… semua terdengar seolah-olah pabrikan mobil-lah yang menciptakan teknologi ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) dari nol.
Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu. Di OtoKreasi, kita sering banget dengar orang bertanya, “Masa Honda, Toyota, Wuling, BYD bikin sistem AI sendiri?”
Mari kita bongkar fakta industrinya: siapa sebenarnya pembuat ADAS yang bekerja di balik layar.
Apa Itu ADAS dan Mengapa Pabrikan Mobil Tidak Membuat Sendiri?
ADAS adalah sistem bantuan mengemudi berbasis kombinasi kamera, radar, dan algoritma AI yang dirancang untuk mencegah kecelakaan.
Mulai dari:
- Adaptive Cruise Control
- Lane Keeping Assist
- Automatic Emergency Braking
- Traffic Jam Assist
- Blind Spot Monitoring
- 360° Object Detection
Fitur-fitur ini tidak bisa dibuat secara “asal jadi”. Harus:
- dilatih dari jutaan data kamera
- dilengkapi sensor khusus
- berjalan di chip AI otomotif
- lulus sertifikasi global (ISO 26262, ASIL)
- dikembangkan oleh raksasa teknologi otomotif
Karena kompleksitasnya, pabrikan mobil TIDAK membuat ADAS dari nol. Mereka berkolaborasi dengan perusahaan spesialis (Tier-1 Supplier) yang memang fokus hanya pada teknologi ADAS dan AI otomotif.
Manfaat ADAS dan Contoh Penggunaan di Mobil Indonesia
Indonesia tahun 2025 sudah dipenuhi mobil yang memakai modul ADAS buatan vendor besar. Contohnya:
✔ Wuling Alvez & Cloud EV
Banyak memakai modul sensor dan vision dari Mobileye & Bosch.
✔ BYD Dolphin, Seal, Atto 3
Menggunakan platform ADAS dari Qualcomm Snapdragon Ride dan NVIDIA.
✔ Honda HR-V & CR-V (Honda Sensing)
Menggunakan sistem kamera Mobileye + radar Bosch.
✔ Toyota Yaris Cross, Corolla Cross (TSS)
Menggunakan modul ADAS dari Denso, Continental, dan Mobileye.
✔ Hyundai Creta & IONIQ Series (SmartSense)
Menggunakan modul dari Mobis, Continental, dan Valeo.
Semua fitur ini bukan “buatan pabrikan mobil 100%”, melainkan integrasi dari chip + sensor + firmware + AI milik vendor ADAS global.
“Nama ADAS di brosur itu hanyalah branding. Mesin AI sebenarnya dibuat oleh perusahaan-perusahaan raksasa teknologi otomotif.”
Siapa Saja Pemasok Teknologi ADAS Dunia? (Inilah ‘Otak’ di Balik Mobil Anda)
Berikut adalah pemain utama yang sebenarnya membuat teknologi ADAS untuk hampir semua mobil modern:
🟡 1. Mobileye (Intel) – Raja ADAS Global
Dipakai oleh: Toyota, Honda, Nissan, BMW, VW, GM, Wuling
Teknologi: EyeQ Chip, Vision AI
🟡 2. Qualcomm Snapdragon Ride
Dipakai BYD, Cadillac, GM
Teknologi: NPU otomotif, sensor fusion
🟡 3. NVIDIA DRIVE Orin
Dipakai Volvo, NIO, Li Auto, Mercedes
Teknologi: AI autopilot, multi-camera perception
🟡 4. Bosch ADAS Platform
Dipakai Toyota, Hyundai, VW
Teknologi: radar, camera module, safety ECU
🟡 5. Continental ADAS
Dipakai Mercedes, Hyundai, BMW
Teknologi: radar, lidar, parking assist AI
🟡 6. Valeo Vision & Park Assist
Dipakai Renault, Hyundai, Kia
Teknologi: 360-camera AI, lidar
🟡 7. Aptiv (Delphi)
Dipakai GM, Hyundai, Honda
Teknologi: camera module + ADAS ECU
🟡 8. Denso
Dipakai Toyota, Lexus, Suzuki
Teknologi: radar & fusion processing
Industri ini jauh lebih besar dan jauh lebih teknis dibanding yang dibayangkan pengguna umum.
Masa Depan: Dari Garasi ke Algoritma
Dengan semakin matangnya teknologi kamera, radar, dan AI vision, pabrikan mobil Indonesia akan semakin bergantung pada vendor ADAS kelas dunia. Integrasi fitur bisa berbeda per merek, namun algoritma intinya tetap berasal dari “otak yang sama”.
Kalau kamu ingin tahu bagaimana algoritma AI lain bekerja dalam kehidupan sehari-hari, artikel ini bisa jadi pengantar menarik:
➡️ Internal link: Algoritma Pathfinding: Cara AI Cari Jalan Pintas di Google Maps
Kesimpulan
ADAS pada mobil modern bukan diciptakan sendiri oleh pabrikan mobil; teknologi intinya berasal dari vendor otomotif global yang sudah tersertifikasi dan berpengalaman.
CTA wajib:
- Share pendapat kamu di komentar!
- Ikuti OtoKreasi untuk update fitur AI setiap hari.



