Artikel ini adalah pintu masuk utama untuk JavaScript Algorithm Series di OtoKreasi. Anggap seperti kamu baru datang ke sebuah garasi komunitas: sebelum ikut ngebut di track, kamu perlu tahu di mana kunci pas disimpan, bagaimana urutan bongkar mesin, dan kenapa dasar itu penting sebelum upgrade.
Seri ini disusun berurutan dan bertahap. Bukan sekadar kumpulan tutorial, tapi jalur belajar yang bisa kamu ikuti dari nol sampai intermediate — dengan analogi otomotif agar logika algoritma terasa lebih membumi.
AI itu seperti turbo. Tapi tanpa fondasi mesin yang sehat, turbo cuma bikin rusak lebih cepat.
Bagaimana Cara Menggunakan Seri Ini?
- Ikuti urutan dari atas ke bawah, jangan loncat.
- Jalankan setiap code snippet di browser console atau Node.js.
- Ulangi artikel yang terasa “berat” — itu normal, seperti belajar setel karburator.
- Gunakan AI sebagai asisten, bukan pengganti pemahaman.
Kenapa Tetap Perlu Belajar Dasar JavaScript di Era AI?
AI bisa menulis kode, tapi kamu yang bertanggung jawab atas sistemnya. Tanpa pemahaman dasar, kamu akan kesulitan:
- Debug error yang tidak dijelaskan AI
- Menjaga konsistensi style dan arsitektur
- Memahami kenapa kode “jalan tapi salah”
Fondasi JavaScript itu seperti paham cara kerja mesin — bukan cuma bisa nyetir.
PHASE 0 — Context & History
- JS-00 – Sejarah JavaScript Dari Browser Sederhana ke Otak Aplikasi Modern
- JS-01 – Evolusi JavaScript Dari ES5 ke ES6: Mengubah Cara Kita Menulis Kode
- JS-02 – JavaScript Hari Ini 2025: Engine, Versi, dan Tren Software-Defined System
PHASE 1 — Fundamental Language
- JS-03 – Apa Itu JavaScript dan Di Mana Ia Berjalan? Memahami Lingkungan JavaScript dengan Analogi Modul Mobil
- JS-04 – Variabel di JavaScript: var, let, dan const dengan Analogi Sensor Kendaraan
- JS-05 – Tipe Data JavaScript: Cara Mesin Memahami Angka, Teks, dan Objek
- JS-06 – Truthy dan Falsy: Logika JavaScript yang Sering Menjebak dengan Analogi Lampu Indikator
- JS-07 – Operator di JavaScript: Cara Mesin Membandingkan dan Mengambil Keputusan
- JS-08 – Scope dan Hoisting: Kenapa Kode Bisa Jalan Walau Ditulis Terbalik
PHASE 2 — Control Flow & Data Handling
- JS-09 – Conditional Logic di JavaScript: if, else, switch untuk Mode Berkendara Mobil
- JS-10 – Looping di JavaScript: Cara Efektif Membaca Data Sensor Berulang
- JS-11 – Array di JavaScript: Menyimpan Data Log Perjalanan Kendaraan Secara Terstruktur
- JS-12 – Object di JavaScript: Mewakili Entitas Kendaraan untuk Programmer Indonesia
- JS-13 – map filter reduce: Algoritma Modern JavaScript untuk Olah Data Telemetry Kendaraan
- JS-14 – Immutability JavaScript: Kenapa Data Log Kendaraan Tidak Boleh Diubah Sembarangan
- JS-15 – Error Handling di JavaScript: try, catch, finally untuk Sistem Fail-Safe Otomotif
PHASE 3 — Functions & Modern Syntax
- JS-16 – Function di JavaScript: Cara Lama vs Cara Modern dengan Analog Motor
- JS-17 – Arrow Function: Sintaks Kecil dengan Dampak Besar untuk Penyederhanaan Kontrol di JavaScript
- JS-18 – Parameter, Default Value, dan Rest Operator di JavaScript untuk Input Fleksibel
- JS-19 – Callback Function: Dasar Sistem Event-Driven di Dunia Otomotif
- JS-20 – this di JavaScript: Konteks yang Sering Membingungkan dan Cara Mengendalikannya
- JS-21 – Closure: Variabel yang Tetap Hidup Setelah Fungsi Selesai
PHASE 4 — Async & Runtime Behavior
- JS-22 – Synchronous vs Asynchronous di JavaScript untuk Proses Paralel Efisien
- JS-23 – Promise: Cara JavaScript Menunggu Tanpa Berhenti dengan Contoh Sensor Otomotif
- JS-24 – async / await: Menulis Async Seperti Kode Biasa untuk Kendali Alur di JavaScript
- JS-25 – Event Loop: Jantung dari JavaScript Runtime dan Manajemen Lalu Lintas Kode
- JS-26 – Timeout, Interval, dan Penjadwalan Logika: Mengatur Waktu untuk Sistem Otomotif dan JavaScript
- JS-27 – Debounce dan Throttle: Algoritma Kontrol Input JavaScript yang Efektif
PHASE 5 — Algorithmic & System Thinking
- JS-28 – State dan State Machine di JavaScript untuk Status Kendaraan Otomotif
- JS-29 – Queue dan Stack: Struktur Data untuk Sistem Nyata di Otomotif dan Algoritma JavaScript
- JS-30 – Pure Function dan Side Effect dalam JavaScript: Logika Prediktif bagi Pengembang Otomotif
- JS-31 – Modular Code: Memecah Algoritma Menjadi Bagian Kecil untuk Kode JavaScript Efisien
- JS-32 – Dari Algoritma ke Produk: Menyatukan Logika dalam Sistem Nyata dengan JavaScript
Masa Depan: Dari Garasi ke Algoritma
Kalau kamu bisa menyelesaikan seri ini dengan sabar, kamu bukan cuma “bisa JavaScript”, tapi punya insting engineer. Dari garasi kecil sampai sistem besar, fondasi inilah yang bikin kamu siap menghadapi software-defined world.
CTA:
• Ikuti OtoKreasi untuk update JavaScript & algoritma.
• Simpan artikel ini — ini titik start kamu.




